Selasa, 13 Juli 2021

Statistika Dasar

Statistika 


Pengertian 

Statistika adalah cabang ilmu matematika terapan yang terdiri dari teori dan metoda mengenai bagaimana cara mengumpulkan, mengukur, mengklasifikasi, menghitung, menjelaskan, mensintesis, menganalisis, dan menafsirkan data yang diperoleh secara sistematis. Dengan demikian, didalamnya terdiri dari sekumpulan prosedur mengenai bagaimana cara:

• Mengumpulkan data

• Meringkas data

• Mengolah data

• Menyajikan data

• Menarik kesimpulan dan interpretasi data berdasarkan kumpulan data dan hasil analisisnya


Jenis-Jenis Statistika

Terdapat beberapa jenis-jenis statistika yang dibedain berdasarkan beberapa kategori, diantaranya :

• Berdasarkan orientasi pembahasannya

• Teknik/metode yang digunakan

• Asumsi


Berdasarkan Tujuannya

• Statistika Matematik

Statistika berorientasi terhadap model dan teknik statistika yang digunakan secara teoritis. Statistika ini lebih ke dalam melakukan uji coba terhadap model-model atau teknik statistika baru yang bisa digunakan

• Statistika Terapan

Berbeda dengan statistika matematik yang berfokus pada teoritis, kalo statistika terapan lebih berfokus pada penerapan dari metode yang digunakan. Jadi, statistika ini lebih banyak penggunaannya dalam industri atau bidang lainnya yang dapat meningkatkan kinerja suatu proses.


Berdasarkan Teknik/Metode

• Statistika Deskriptif

Statistika ini sangat erat dengan pengumpulan data, pengolahan, dan penyajian data sehingga memberikan informasi yang dapat membantu para penggunanya.

• Statistika Inferensial

Berbeda dengan statistika deskriptif yang berfokus pada penjelasan data, statistika inferensial berfokus proses menebak karakter sebuah kelompok berdasarkan data sampel. Statistika inferensial bertujuan untuk mengetahui dari mana asal suatu data sampel yang sedang diuji.


Berdasarkan Syarat Data/Asumsi Data/Parameternya

• Statistika Parametrik

Statistika parametrik berfokus uji metode statistika yang telah diperkuat dengan asumsi terlebih dahulu. Kebanyakan statistika parametrik digunakan pada data yang berskala interval dan rasio.

• Statistika Non Parametrik

Statistika non parametrik berfokus pada uji metode statistika yang berlawanan dengan statistika parametrik yaitu menggunakan sedikit asumsi atau bahkan nggak sama sekali. Pada metode statistika ini, data yang diambil dari sebuah populasi tidak terikat terhadap model statistikanya.

Kalo statistika parametrik digunakan pada data berskala interval dan rasio, maka statistika non parametrik digunain pada data yang berskala ordinal dan nominal.


Berdasarkan Jumlah Variabel

• Statistika Univariat

Statistika ini menggunakan satu variabel dalam metode analisisnya karena memudahkan dalam meringkas data dalam bentuk grafik. Kalo kamu bingung, biasanya uji-t, uji-z, dan uji normalitas adalah salah satu dari statistika univariat.

• Statistika Bivariat

Statistika bivariat menggunakan dua variabel dalam penelitiannya. Biasanya sih statistika ini digunain untuk menjelaskan sebuah hubungan atau pengaruh antar variabel. Contohnya seperti uji korelasi dan uji regresi.

• Statistika Multivariat

Statistika multivariat menggunakan lebih dari 2 variabel dalam penelitiannya. Penelitian ini berfokus pada pendalaman fenomena dari banyak variabel. Salah satu contohnya adalah uji regresi berganda, uji cluster, analisa faktor dkk.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Konsep Dasar Probability dan Counting

Konsep dasar Probability dan Counting Probability Probability adalah pengukuran terhadap suatu kemungkinan dan peluang. Terminologi Adalah h...